topbella

Jumat, 13 November 2015

PROBUKOL

Probukol adalah obat anti-hyperlipidemic yang awalnya dikembangkan dalam pengobatan coronary artery disease. Probukol digunakan untuk mengurangi kadar kolesterol (jenis lemak) dalam darah. Hal ini membantu mencegah masalah kesehatan yang disebabkan oleh penyumbatan kolesterol dalam pembuluh darah.
Probukol merupakan suatu turunan ditioeter , yang menurunkan terutama LDL-kolesterol tetapi juga HDL-kolesterol. Kemungkinan bekerja menghambat biosintesis kolesterol dan dalam kekuatan yang lebih kecil, juga absorbsi kolesterol, disamping itu meninggikan ekskresi  asam empedu dalam usus (Ernst Mutschler, 1999).
Probukol menurunkan kadar kolesterol serum dengan menurunkan kadar  LDL. Obat ini tidak menurunkan kadar trigliserida serum pada kebanyakan pasien. Kadar HDL menurun lebuh banyak daripada kadar LDL sehingga menimbulkan rasio LDL:HDL yang kurang menguntungkan. Penyelidikan menunjukkan probukol meningkatkan kecepatan katabolisme fraksi LDL pada pasien hiperkolesterolemia familial heterozigot dan homozigot lewat jalur non-reseptor.
Akhir-akhir ini probukol mendapat perhatian kembali karena kemungkinan bermanfaat dalam menghambat proses aterosklerosis berdasarkan efek antioksidannya. Agaknya efek antiaterogenik probukol ini terlepas dari efek hipolipidemiknya.

a. Nama obat 
4,4’- (isopropylidenedithio)bis(2,6-di-tert-butylphenol)
Acetone bis(3,5-di-tert-butyl-hydroxyphenyl) mercaptole
Biphenabid
Bisbid
Bisphenabid
DH-581
Lesterol
Lorelco
Lurselle
Probucolum
Rumus kimia:
C13H48O2S2
Rumus Bangun:

b. Golongan kelas terapi
Antihiperkolesterolemia kelas II A dan II B
Kelas II A: (Hiperkolesterolemia Familial) Peningkatan LDL dengan kadar VLDL normal karena penghambatan dalam degradasi LDL, sehingga terdapat peningkatan kolesterol serum tapi triasilgliserol normal. 
Kelas II B: (Hiper lipidemia Kombinasi Familial) Tingkat VLDL tinggi karena kelebihan produksi substrat, termasuk trigliserida, asetil KoA, dan peningkatan dalam B-100 sintesis. Mereka juga dapat disebabkan oleh pembersihan penurunan LDL.

c. Khasiat obat 
Probukol berguna dalam dalam mengobati hiperkolesterolemia tipe IIA dan IIB, meskipun kurang dari resin yang mengikat asam empedu. Karena resiko kadar HDL yang rendah dan kadar LDL meningkat memberikan resiko aterosklerosis yang sama, maka obat ini baru digunakan jika antihiperlipidemia lain tidak efektif (catatan: probukol tidak mengganggu kadar triasilgliserol plasma). 
Probukol dianggap sebagai obat pilihan kedua pada pengobatan hiperkolesterolemia dengan peninggian LDL. Obat ini menurunkan kadar LDL dan HDL tanpa perubahan kadar trigliserida. Efek penurunan LDL obat ini kurang kuat dibandingkan resin. Probukol menurunkan LDL dan mengecilkan xanthoma pada pasien hiperkolesterolemia familial homozigot.
Obat ini dapat dikombinasi dengan hipolipidemik lainnya. Pemberian bersama resin meningkatkan efek hipolipidemiknya; probukol menimbulkan konsistensi tinja yang lunak sehingga memperbaiki efek samping resin yang menimbulkan konstipasi. Kombinasi probukol dengan klofibrat tidak boleh dilakukan karena kadar HDL akan lebih rendah.
Mekanisme kerja
Sejumlah mekanisme telah diajukan untuk menerangkan bagaiman probukol merendahkan kadar kolesterol serum, tetapi mekanisme kerja tetap belum pasti. Terakhir diketahui bahwa probukol menghambat oksidasi kolesterol, sehingga terjadi penguraian LDL-kolesterol yang teroksidasi oleh makrofag. Makrofag yang dimuati oleh kolesterol, menjadi sel busa yang menempel pada endotel vaskular dan merupakan dasar pembentukan plak, dengan demikian, pencegahan reaksi oksidasi kolesterol mungkin akan memperlambat perkembangan aterosklerosis.

d. Regimen dosis pemberian untuk pasien
Dosis dewasa 250-500 mg sebaiknya ditelan bersama makanan, dua kali sehari. Biasanya dikombinasi dengan obat hipolipidemik yang lain. (misalnya resen atau penghambat HMG CoA reduktase).

e. Kontraindikasi
Hipersensitivitas, infark miokard akut atau baru-baru ini, aritmia ventrikel, perpanjangan QT pada elektrokardiogram oleh lebih dari 15% batas atas normal, biliary cirrhosis. 


Efek samping
Probukol ditoleransi dengan baik. Reaksi yang sering terjadi berupa gangguan gastrointestinal ringan (diare, flatus, nyeri perut dan mual). Kadang-kadang terjadi eosinofilia, parestesia, dan edema angioneurotik. Pada wanita yang merencanakan untuk hamil dianjurkan agar menghentikan probukol 6 bulan sebelumnya. Keamanan pada anak belum diketahui. Selama makan probukol dianjurkan agar pasien memeriksa EKG (pemanjangan interval QT) sebelum terapi, enam bulan kemudian setiap tahun setelahnya. Probukol tidak boleh diberikan pada pasien infark jantung baru atau dengan kelainan EKG. 

f. interaksi obat 
farmakokinetik 
Walaupun probukol larut lemak, obat ini diabsorbsi terbatas lewat saluran cerna (<10%), tetapi kadar darah yang tinggi dapat tercapai bila obat ini diberikan bersama makanan. Waktu paruh eliminasi adalah 23 hari, tetapi akan memanjang pada pemberian kronik. Obat ini perlahan-lahan berkumpul dalam jaringan lemak dan bertahan selama 6 bulan atau lebih setelah dosis terakhir dimakan. Tidak ada korelasi antara kadar dalam darah dengan efek hipokolesterolemiknya. Metabolisme tidak diketahui dan jalan ekskresi yang utama adalah melalui feses.
Senyawa ini hanya sebagian kecil yang diabsorbsi. Ia akan tertimbun dalam jaringan lemak dan akan diekskresi dengan sangat lambat, terutama bersama feses. Waktu paruh plasma sekitar beberapa minggu. Probukol terutama diindikasikan untuk hiperlipidemia parah tipe II a (Ernst Mutschler, 1999). 
Probukol sangat lipofilik dan absorbsinya sangat bervariasi. Pemberian bersama makanan memperbaiki absorbsi dan mengurangi variabilitas. Probukol terkandung dalam partikel LDL dan ditimbun dalam jaringan lemak sampai beberapa bulan. Ekskresi melalui empedu ke feses (Richard, Pamela, 2001).


Farmakodinamik 
Probukol menurunkan tingkat kolesterol dalam aliran darah dengan meningkatkan laju katabolisme LDL . Selain itu , Probucol dapat menghambat sintesis kolesterol dan menghambat penyerapan kolesterol. Probukol adalah obat antioksidan kuat yang biasanya digunakan untuk mencegah penyakit pembuluh darah yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh .

g. Bentuk dan kekuatan sediaan di pasaran
Lorelco
Teblet 250 mg
Oral
Labeller: Sanofi Aventis Canada Inc.































0 komentar:

Posting Komentar

it's me